Tips Lulus Perguruan Tinggi Negeri Bagi Kamu Yang Malas

Tips Lulus Perguruan Tinggi Negeri Bagi Kamu Yang Malas | tirailangit.com – Setiap orang pasti memiliki cita-cita yang setinggi langit. Bahkan bagi kamu yang malas. Manusia tanpa cita-cita itu ibarat air yang mengalir dari pegunungan menuju dataran rendah dan mengikuti saja kemana alur sungai membawanya.

Manusia tanpa cita-cita bagaikan seseorang yang sedang tersesat yang berjalan tanpa tujuan yang jelas sehingga ia bahkan dapat lebih jauh tersesat lagi.

Bahkan jika seorang anak kecil ditanya ingin menjadi apa kalau sudah besar nanti, pasti dengan cepat menjawab..

“Pengen jadi pilot..”

“Pengen jadi dokter..”

“Pengen jadi guru..”

Kamu juga pas kecil begitu kan? 🙂

Di Indonesia sendiri, untuk mencapai cita-cita tersebut, kamu harus melewati jenjang Universitas demi mendapatkan gelar akademis. Dan sampai saat ini, Universitas Negeri masih menjadi pilihan yang terbaik. Karena dari segi biaya kuliah, terbilang masih lebih murah jika dibandingkan dengan Universitas Swasta.

Tak hanya sampai disitu, kualitas pendidikannya pun dianggap masih lebih baik ketimbang Universitas Swasta. Bisa kamu lihat dari reputasinya yang semakin baik dari tahun ke tahun.

Dan tak kalah pentingnya juga, tentunya masalah prestige.

Mungkin karena alasan inilah Universitas Negeri selalu diidam-idamkan oleh para lulusan SMU yang ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang S1.

Tapi sayangnya, ada sebagian siswa yang terlalu terlena dengan pergaulan masa remaja, terlalu banyak bermain, sibuk dengan sosialita di dunia maya, dan akhirnya males belajar.

Termasuk saya dulu.. Hahaha.. 😛

Tapi sampai kelas II SMU saja..

Saat naik kelas III, seakan seperti disulap, tiba-tiba saya termotivasi untuk belajar keras demi menggapai cita-cita bisa masuk Universitas Negeri, karena saya ingin menjadi dokter. 🙂

Nah..

Bagi kamu yang ingin melanjutkan pendidikan S1 ke Universitas Negeri, saya ada beberapa tips yang saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi saat menghadapi ujian masuk Universitas Negeri di Indonesia.

Sebenarnya tips yang saya bahas disini lebih cocok untuk kamu yang seperti saya dulu..

  • Males belajar..
  • Pengennya main aja..
  • Sebenarnya mikirin masa depan (kadang-kadang), tapi ga mau berusaha.. Hahaha..

Kalau kamu bukan tipe seperti itu, teruskan perjuanganmu..

Jangan baca artikel ini..!

Tapi jangan lupa banyak-banyak berdoa saat menghadapi ujian masuk Universitas Negeri. Karena faktor nasib dan keberuntungan itu tetap ada.

Jika kamu membaca artikel ini pada saat masih di bangku sekolah kelas II..

Selamat..

Kamu beruntung..

Karena kamu masih punya waktu 1 tahun lagi untuk menggapai mimpimu masuk ke Perguruan Tinggi Negeri.

Apa saja tips-nya..

Simak ulasan berikut ini..


10 Tips Lulus Perguruan Tinggi Negeri (Ujian SBMPTN)

Tips Lulus Perguruan Tinggi Negeri (Ujian SBMPTN)

#1. Kuatkan Motivasi Diri

Abaikan yang lain dulu..

Motivasi ini yang paling penting..

Cuma motivasi yang bisa melawan rasa malas belajarmu selama ini. Apalagi penyebab malasmu karena selama duduk di bangku sekolah, kamu banyak mengalami kejadian yang ga enak.

Misalnya sering dibully dan dibenci oleh teman-teman sekolah. (ini bukan saya ya.. :P)

Karena itu mulailah memotivasi diri sendiri untuk bisa menjadi orang sukses. Motivasi positif ini tak hanya harus dari diri sendiri, kamu juga bisa dapatkan dari luar, misalnya dari orangtua, saudara kandung, keluarga bahkan juga dari pacar kamu.. 🙂

Kalau kamu merasa saat ini cuma mau dengerin apa kata pacarmu – biasalah gairah anak muda – ya mintalah motivasi dari pacar kamu.

Misalnya..

“Yank, nanti kamu harus jadi dokter ya.. Biar adek ga kecantol sama cowok lain.. “

Gregetan kan??

Jadi..

Bayangkan cita-citamu ingin jadi apa..

Contohnya saya dulu, ingin jadi dokter setelah diberikan wejangan oleh alm kakek saya (bukan dari pacar saya ya… 🙂 )

Sejak saat itu saya mulai termotivasi untuk belajar ekstra keras agar bisa masuk Fakultas Kedokteran di salah satu Universitas Negeri di Indonesia.

Itulah pentingnya motivasi..

Dengan adanya motivasi, kamu bisa bertindak cepat dan tepat untuk menggapai tujuanmu dan jadi memiliki semangat yang menggebu-gebu untuk mencapainya.

#2. Belajar Ekstra Keras

Tips kedua ini biasa banget ya..

Tapi memang benar..

Kamu harus menebus kesalahanmu selama ini yang males belajar menjadi seorang kutu buku yang harus memaksakan diri untuk belajar ekstra keras.

Setelah termotivasi tingkat dewa, kamu akan mulai merasakan indahnya belajar..

Hahaha.. Lebay ya..

Apa yang dipelajari ?

Ini menarik..

Untuk bisa masuk ke Universitas Negeri, kamu tidak perlu mempelajari seluruh mata pelajaran yang ada di sekolah.

Kamu tidak akan mampu dan takkan cukup waktu..!!

Yaahh.. Siapa suruh selama ini malas belajar..!

Pelajari hanya mata pelajaran dasar yang diujiankan pada hari pertama SBMPTN. Matematika Dasar, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Nah.. Setelah menguasai ketiga mata pelajaran tersebut, baru pelajari sisanya. Itupun kalau kamu merasa masih punya waktu.

Bagaimana cara belajarnya?

Jangan baca buku..

Kenapa?

Karena goal kamu saat ini bukan ingin jadi juara kelas, tapi bisa masuk Universitas Negeri sesuai jurusan yang kamu idam-idamkan.

Bahas soal-soal ujian masuk perguruan tinggi negeri mulai dari jaman belanda pulang kampung sampai soal-soal tahun kemarin.

Coba perhatikan baik-baik, soal-soal ujian yang keluar dari jaman Ibu kamu masih gadis, selalu berulang sampai saat ini. Yang buat beda paling hanya angka-angka atau gaya bahasa soalnya saja.

Tapi tipe soal dan tingkat kesulitannya sama saja.

Bahkan saya pernah membahas soal tahun 1977 yang saat itu masih bernama SIPENMARU..

Ternyata.. Soal-soal tahun 70-an itu lebih sulit daripada yang sekarang.. Ini menurut saya..

Pantesan Ayah saya lebih pinter dari saya.. Hahaha..

Nah..

Berikut ini rahasia tingkat tinggi saya.. Kamu boleh setuju, boleh tidak..

Bahkan selama duduk di bangku kelas III, saya hanya sibuk ngebahas soal-soal ujian masuk SBMPTN saat di kelas daripada mendengarkan guru mengajar..

Maafkan saya Bu Guru.. 🙁

Tips rahasia ini jangan kamu ikutin yaa.. Hehehe..

#3. Ikuti Try Out Dengan Serius

Ada suatu teori perang yang menarik buat saya.. Dan teori ini saya jadikan cara saya “berperang” menghadapi lawan-lawan saya untuk bisa lulus masuk ke Perguruan Tinggi Negeri.

Adalah teori perang Sun Tzu (The Art of War Sun Tzu).

Saya lupa saat itu entah baca dimana, tapi yang saya tangkap kira-kira begini..

Untuk memenangkan pertempuran, kamu harus tahu 3 hal :

  • ketahui kemampuan dirimu;
  • ketahui kemampuan musuhmu;
  • kenali dan kuasai medan pertempuran.

Loh.. kan mau ujian, kok malah disuruh belajar berperang?

Jadi gini..

Anggap saja ini sebuah pertempuran untuk memperoleh kemenangan bisa masuk ke Perguruan Tinggi Negeri dengan mengalahkan lawan-lawanmu.

Yaa.. karena masuk ke Perguruan Tinggi Negeri itu ada kuotanya..

Bagaimana caranya mengetahui ketiga hal ini?

Yaa ikut Try Out…

Setelah belajar beberapa bulan, tentu kemampuan kamu mulai meningkat. Untuk mengujinya, kamu harus ikut try out.

Dengan mengikuti try out, kamu bisa mengetahui seperti apa kemampuanmu dan kemampuan lawan kamu.

Pada saat try out, ikuti dengan serius..

Anggap ini ujian masuk perguruan tinggi sebenarnya. Jangan datang terlambat dan atur jam tangan kamu sesuai dengan waktu ujian SBMPTN. Kalau sudah time out, berhenti mengerjakan soal meskipun masih diberi waktu.

Ini lama waktunya..

  1. TKPA (90 soal | 105 menit) = TPA, Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris
  2. TKD Saintek (60 soal | 105 menit) = Matematika Saintek, Fisika, Kimia, Biologi
  3. TKD Soshum (60 soal | 75 menit) = Ekonomi, Sejarah, Sosiologi, Geografi

Dengan cara seperti ini, kamu akan terbiasa pada saat menghadapi ujian sebenarnya.

Ini yang namanya menguasai medan pertempuran.

Ada keuntungan lain jika kamu mengetahui kemampuan dirimu dan kemampuan lawan ini. Kamu jadi bisa membayangkan kira-kira kemampuanmu sudah cukup tidak untuk bisa masuk ke jurusan yang kamu idam-idamkan dan mengalahkan lawan-lawanmu?

Contohnya begini..

Saya ingin mengambil jurusan Kedokteran di Universitas Sumatera Utara. Pada saat itu, mahasiswa/i yang diterima menurut kuota tahun sebelumnya sebanyak 95 orang.

Dan hasil try out saya di kota Medan – yang diikuti oleh hampir seluruh siswa dari Sumatera Utara – saya masuk peringkat 200 besar.

Dari 200 orang ini, tentunya tidak semuanya ingin jadi dokter kan?

Dan kalaupun ingin jadi dokter, belum tentu memilih universitas yang sama bukan?

Saya kira-kira mungkin hanya setengahnya yang ingin jadi Dokter. Berarti ada 100 orang. Sisanya mungkin pengen masuk Fakultas Teknik di ITB dan jurusan favorit lainnya.

Dari 100 orang ini, mungkin 20 orang teratas pengennya masuk Fakultas Kedokteran UI atau Fakultas Kedokteran lainnya.

Jadi anggaplah saingan saya sisa 80 orang saja. Tapi saingan saya sebenarnya bukan hanya 80 orang ini saja, pastinya ada siswa dari propinsi lain yang juga ingin masuk ke Fakultas Kedokteran USU, anggaplah sekitar 30 orang.

Jadi total saingan dengan kemampuan yang kurang lebih sama dengan saya sekitar 110 orang. Yang kemampuannya di bawah saya ga saya anggap. 😛

Sementara kuota yang diterima adalah 95 orang.

Dari perkiraan di atas, peluang saya masuk ke Fakultas Kedokteran USU sebesar 86%.

Dengan peluang sebesar ini, saya percaya diri bakal bisa masuk ke Fakultas Kedokteran USU. Tinggal meningkatkan kemampuan saja dan banyak berdoa.

Artinya begini..

Kalau kamu mampu masuk kedokteran, kenapa harus memilih jurusan Tata Boga?

Rugi kan?

Begitu juga sebaliknya..

Sebenarnya kamu cuma mampu masuk ke jurusan Tata Boga, tapi sok pinter mengambil jurusan Kedokteran..

Yaaa ga lulus lah…!!

Itulah mengapa pentingnya mengetahui kemampuan kamu dan kemampuan lawanmu.

#4. Fokus, Jangan Labil dan Serakah

Fokus dan jangan serakah itu maksudnya gini..

Waktu SMU kelas III kamu jurusan apa?

IPA atau IPS?

Kalau jurusan IPA, ya pilihlah fakultas sesuai jurusanmu.. Misalnya Kedokteran, Kimia Analis, Teknik Sipil dan lainnya.

Kalau jurusan IPS, ya pilih Akuntansi, Manajemen, Geografi dan lain..

Jangan pilih campuran atau IPC… Misalnya pilihan pertama Kedokteran, pilihan kedua Akuntasi, ketiga Geografi.

Beraatt broo..

Ingaaat.. Sesuai judul..

Kamu malaass!!

Bagaimana kamu bisa menguasai pelajaran IPA serta IPS dalam waktu singkat..?

Sementara bertahun-tahun kamu ga pernah belajar?

#5. Konsisten dan Disiplin

Setelah mulai belajar, lakukan dengan konsisten dan disiplin. Sisihkan waktu kamu setiap hari minimal 4 jam untuk membahas soal-soal ujian masuk SBMPTN.

Wajib setiap hari..!

Kalau tidak, kamu tidak akan punya cukup waktu untuk mengulang kembali pelajaran dari SD sampai SMU..

Jangan hari ini semangat, besok melempem..

Hari ini 10 jam, besok cuma 15 menit sudah ngantuk..

Ingat kata-kata pacar kamu..

Kamu harus jadi dokter, kalau ga kamu bakal ditinggalin.. 🙂

Manfaatkan juga hari libur untuk belajar karena waktunya panjang.

Ini namanya pengorbanan..

Kamu bisa manfaatkan waktu untuk refreshing di hari Jumat karena waktunya pendek agar tidak boring.

#6. Percaya Diri

Meski kamu tadinya malas, kamu harus tetap percaya diri.

Sepintar dan sekeras apapun kamu belajar, kalau tidak punya mental percaya diri, hasilnya pasti kurang maksimal.

Tanamkan di otak kamu bahwa setiap siswa punya kesempatan yang sama untuk belajar di Perguruan Tinggi Negeri.

Dengan banyak belajar dan melawan segala rintangan terberat dalam hidupmu (baca : rasa malas), akan membantu meningkatkan rasa percaya diri kamu dan akan akan tertanam juga di otak kamu bahwa peserta lain itu tidak lebih hebat dari kamu.

Tapi jangan takabbur, nanti hasilnya juga kabur.. 🙂

Saya termasuk salah satu yang diterima lewat jalur undangan atau biasa disebut PMDK, saat ini disebut SNMPTN.

Tapi…

Saya tidak ambil karena jurusan yang diterima bukan minat saya.. Kelas sore pula..

Kalau saya memilih SMBPTN (waktu itu masih SPMB), maka saya harus meninggalkan undangan tersebut karena jadwal daftar ulangnya “disengaja” berbarengan dengan jadwal SPMB.

Jadi saya harus pilih salah satu..

Karena saya percaya diri bakal bisa lulus SPMB demi mendapatkan jurusan yang saya idamkan, akhirnya saya pilih meninggalkan jalur undangan tersebut.

#7. Jaga Kesehatan

Sudah belajar, sudah pintar, ga males lagi.. Eh sakit pas ujian.. Sia-sia kan?

Jadi selalu jaga kesehatan..

Jangan lupa makan karena keasikan belajar, cukupkan waktu tidur kamu, sisihkan waktu juga untuk berolahraga.

#8. Manfaatkan Setiap Kesempatan

Selalu update informasi jangan sampai kamu ketinggalan informasi dan tidak tahu kondisi terkini untuk lulus di universitas yang kamu inginkan.

Jalur masuk ke Perguruan Tinggi bisa berubah-ubah dari tahun ke tahun. Untuk mendapatkan informasi terkini, banyak-banyaklah berkonsultasi dengan guru konseling di sekolah yang biasanya lebih tahu mengenai informasi terkini proses seleksi.

Jangan lupa pula untuk sering berbagi informasi dengan teman-teman kamu, karena dengan sering berbagi, kamu sendiri juga mendapatkan informasi lebih banyak.

Dengan mengetahui informasi terkini, kamu bisa memanfaatkan setiap kesempatan yang ada. Biasanya ada 3 jalur yang bisa dicoba yaitu jalur SNMPTN, jalur SBMPTN, dan jalur mandiri. Kemudian ada juga yang menerima program D3 untuk spesifikasi jurusan tertentu.

#9. Berdoa dan Berprasangka Baik Kepada Allah

Setelah mengikuti tips-tips di atas kamu masih juga belum percaya dengan kemampuanmu, yahh.. mau apalagi.. Harapan terakhir kamu tinggal berdoa saja dan jangan pernah ragu kepada sang pencipta.

Maka berdoalah :

“Ya Allah, hamba memang pemalas, tapi hamba ingin berubah, hamba pengen jadi orang yang sukses, dari sekian banyak orang yang mendaftar, tunjuklah hamba sebagai orang yang beruntung agar dapat merasakan pendidikan di perguruan tinggi yang hamba inginkan.”

#10. Lakukan Kesembilan Tips di Atas

Untuk tips terakhir, lakukan kesembilan tips di atas, jangan cuma dibaca dan dikhayal-khayalkan saja.

Jika setelah mengikuti tips di atas, kamu tidak juga lulus..

Berarti masih ada yang kurang..

Apa itu?

Kamu kurang banyak doanya.. 🙂

Demikian 10 Tips Lulus Perguruan Tinggi Negeri Bagi Kamu Yang Malas.

Semoga bermanfaat..

2 Thoughts to “10 Tips Lulus Perguruan Tinggi Negeri Bagi Kamu Yang Malas”

  1. Jihan

    Mba blognya kok berubah?

    1. Iya mbak pindah domain.. Blog yg ini pengen buat Niche lain aja..

      Blog sebelumnya sudah saya redirect ke http://www.juraganblog.com

Leave a Comment