5 Jenis Parfum Berdasarkan Ketahanan Aroma dan Konsentrat-nya

Mengenal 5 Jenis Parfum Sesuai Konsentrat Essence-nya | tirailangit.com – Fragrance atau wewangian secara teknis adalah campuran minyak esensial dan senyawa aroma (aroma compound), fiksatif dan pelarut yang digunakan untuk memberikan aroma wangi pada tubuh, obyek atau ruangan.

Larutan ini umumnya disebut juga parfum.

Saat membeli parfum, pasti kamu sering mendengar istilah EDP, EDT atau Perfume, sebenarnya apa sih arti dari istilah-istilah ini?

.. akan saya jelaskan di sini.

Istilah-istilah tersebut sebenarnya mengacu pada seberapa banyak jumlah konsentrat wewangian yang terkandung di dalamnya. Semakin tinggi konsentratnya semakin lama pula ketahanan aroma wanginya.

Lebih jelasnya, yuk simak ulasan berikut..

Berbagai Jenis Parfum Berdasarkan Tingkat Konsentrat Essence-nya

1. Eau Fraiche / Body Mist / Cologne

Body mist atau splash cologne merupakan jenis wewangian dengan konsentrat paling rendah, hanya sekitar 2% saja sehingga aromanya hanya mampu bertahan hingga 2 jam saja sehingga perlu disemprotkan kembali.

Body mist tidak mengandung kadar alkohol yang tinggi, biasanya terbuat dari pewangi dan cairan saja.

Refreshing Body Mist Aqva Amara by Bvlgari

Jenis wewangian ini umumnya digunakan sehabis mandi agar tubuh terasa lebih segar dan fresh.

Karena konsetratnya yang sangat rendah, umumnya body mist memilik rentang harga yang cukup murah dan biasanya lebih murah dari eau de cologne.

2. Eau de Cologne

Eau de Cologne memiliki kandungan kadar konsentrat lebih tinggi dibanding body mist, sekitar 2-4%, sisanya air dan alkohol.

Aroma jenis wewangian ini mampu bertahan hingga 3 jam sehabis disemprot. Meski tergolong ringan, eau de cologne tetap menjadi pilihan di pasaran karena memiliki aroma yang mampu menyegarkan tubuh dan harganya pun cukup murah.

Chanel Paris Eau de Cologne
Chanel Paris (Eau de Cologne)

Sama seperti body mist, eau de cologne pantas dikenakan pada siang hari serta cocok digunakan sehabis mandi.

Kamu juga bisa membawanya kemana-mana dan saat ingin terlihat segar dan fresh, tinggal semprotkan saja ke seluruh tubuh.

EDC umumnya hadir dalam botol yang lebih besar karena penggunaanya yang perlu banyak disemprotkan ke tubuh karena kandungan senyawa aromatiknya yang rendah.

3. Eau de Toilette

Istilah eau de toilette diambil dari bahasa Perancis “faire sa toilette” yang artinya “getting ready“. Mungkin maksudnya karena EDT merupakan pilihan yang paling ideal di segala suasana karena aromanya yang ringan, tidak terlalu tajam sehingga cocok digunakan pada setiap kesempatan.

Hal ini pula yang membuat minyak wangi jenis ini memiliki banyak penggemar.


Eau de Toilette mengandung kadar senyawa aromatik sekitar 5-15 % sehingga ketahanan aromanya tergolong cukup lama, mampu bertahan hingga 6 jam.

Dior Sauvage (Eau de Toilette)
Dior Sauvage (Eau de Toilette)

Eau de toilette merupakan jenis konsentrat parfum yang paling laris di pasaran dengan berbagai merk dan rentang harga yang sangat bervariasi. EDT umumnya dibandrol dengan harga 400ribu hingga di atas 1 jtaan.

4. Eau de Perfume

Eau de parfum (EDP) memiliki kandungan alkohol yang rendah karena mengandung essence eau de parfum yang cukup tinggi yaitu sekitar 15-20%. Oleh sebab itu, aroma wangi EDP cukup kuat dan tahan lama sehingga lebih sesuai digunakan pada malam hari, terutama untuk menghadiri acara formal.

Spicebomb Extreme Viktor & Rolf for men
Spicebomb Extreme Viktor & Rolf (Eau de Perfume)

EDP umumnya mampu bertahan hingga 7-10 jam dan apabila disemprotkan pada pakaian, bisa menimbulkan aroma yang “sulit” hilang.

Pada pengaplikasiannya, sebaiknya semprotkan EDP ke pakaian pada jarak 15-20 cm dari permukaan.

5. Pure Perfume

Perfume atau dikenal juga sebagai extrait de parfum merupakan parfum murni atau biangnya parfum.

Perfume memiliki konsentrat aromatic paling tinggi di antara semua jenis wewangian yaitu sekitar 25-50%. Karena kadar wewangiannya yang tinggi, perfume memiliki ketahanan aroma yang paling lama yaitu sekitar 10-12 jam sejak disemprotkan.

Aroma EDP umumnya sangat kuat, jadi kamu tak perlu menyemprotkan perfume ke tubuh secara berlebihan karena bisa sangat mengganggu orang disekitar kita.

Dibandingkan jenis parfum lainnya, extrait de perfume umumnya diproduksi secara terbatas dan tergolong yang paling mahal dan harganya bisa mencapai jutaan rupiah.

Blue de Chanel Parfum
Blue de Chanel (Parfum)

Parfum jenis ini cocok digunakan bagi yang memiliki kulit sensitif karena biasanya perfume mengandung alkohol yang lebih sedikit dibandingkan jenis parfum lainnya sehingga bisa meminimalisir keringnya kulit akibat terpapar alkohol yang tinggi.

Dengan berbagai merk parfum yang beredar di pasaran dan harganya yang terbilang mahal, diperlukan kejelian dalam memilih parfum yang sesuai dengan karakter diri dan kebutuhan kamu.

Selain untuk menyegarkan tubuh, parfum juga bisa membuat kamu menjadi lebih percaya diri.

Untuk mengetahui kandungan aroma atau notes pada parfum, fragrantica.com bisa menjadi referensi kamu.

Demikian 5 Jenis Parfum Berdasarkan Ketahanan Aroma dan Konsentrat-nya.

Langit

Netpreneur yang sedang menyamar menjadi seorang PNS. ;) Pecandu IT, design, menulis dan seni fotografi.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.