Cara Pasang Iklan Adsense di Blog WordPress [Lengkap]

Cara Pasang Iklan Adsense di Blog WordPress [Lengkap] | tirailangit.com – Penempatan iklan Adsense yang tepat merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan penghasilan blog. Hingga saat ini diyakini penempatan iklan terbaik berada di dalam artikel, baik itu di bawah judul, di tengah atau pun di akhir artikel.

Jika berencana menghasilkan uang dari blog dengan iklan, maka salah satu plugin yang wajib ada adalah plugin untuk memasang iklan Adsense secara otomatis karena rasanya tidak mungkin kalau harus selalu menyisipkan script Adsense agar iklan Adsense muncul.

Simak ulasan berikut..


Cara Pasang Iklan Adsense dalam Postingan WordPress

Pada artikel kali ini saya memberikan 2 plugin saja yang menurut saya paling powerful untuk memasang Adsense, yaitu :

  1. Ad Inserter;
  2. Quick Adsense.

1. Ad Inserter

Iklan Adsense dalam Postingan WordPress

Selama ini saya menggunakan Quick Adsense yang mungkin juga banyak digunakan oleh blogger lain. Sayangnya plugin ini sudah lama tidak di-update oleh pengembangnya sejak 4 tahun yang lalu meskipun sebenarnya masih kompetibel dengan WordPress terbaru saat ini.

Tapi saya menemukan masalah saat menggunakan tema OnePage dari mythemeshop, iklan tidak muncul jika dipasang di akhir postingan. Sampai akhirnya saya menemukan plugin gratis yang lebih powerfull lagi, yaitu Ad Inserter.

Ad Inserter menurut saya merupakan plugin terbaik untuk memasang iklan Adsense. Dengan plugin ini, pengguna WordPress bisa memasang iklan Adsense di bawah judul, di tengah postingan, di akhir artikel, pada paragraf tertentu hingga di Sidebar/Widget dengan mudah.

  1. Unduh Ad Inserter di sini atau cari dari menu Plugins;
  2. Setelah meng-install, masuk ke Settings » Ad Inserter untuk mengatur peletakan iklan Adsense;
    Iklan Adsense dalam Postingan WordPress
  3. Angka 1 hingga 16 adalah tempat di mana iklan Adsense diletakkan;
    Iklan Adsense dalam Postingan WordPress
  4. Pengaturan peletakan iklan ada di Automatic Insertion sementara posisi iklan diatur di Alignment and Style;
    Automatic Insertion :
    • Disabled » Menonaktifkan iklan Adsense;
    • Before Post » Memasang iklan Adsense di atas judul artikel;
    • Before Content » Memasang iklan Adsense tepat di bawah judul artikel;
    • Before Paragraph » Memasang iklan Adsense sebelum paragraph tertentu;
    • After Paragraph *) » Memasang iklan Adsense setelah paragraf tertentu;
    • After Content » Memasang iklan Adsense setelah konten;
    • After Post » Memasang iklan Adsense di akhir artikel;
    • Before Excerpt » Menampilkan iklan Adsense pada halaman depan blog tepat di atas deskripsi artikel;
    • After Excerpt » Menampilkan iklan Adsense pada halaman depan blog tepat di bawah deskripsi artikel;
    • Between Post »  Menampilkan iklan Adsense pada halaman depan di antara artikel.

*) After Paragraph bisa digunakan untuk meletakkan iklan Adsense di tengah-tengah artikel.

Alignment & Stlye :

  • Default » Pengaturan default, tanpa alignment;
  • Align Left » Rata kiri;
  • Center » Rata tengah;
  • Align Right » Rata kanan;
  • Float Left » Melayang rata kiri;
  • Float Right » Melayang rata kanan;
  • Custom CSS **) » Pengaturan custom, sesuai keinginan;
  • No Wrapping » ??? Saya masih belum paham fungsinya apa;

**) Dengan memilih Custom CSS, akan mengaktifkan pengaturan manual CSS sesuai keinginan.

Berikut contoh pengaplikasiannya pada blog WordPress.

1. Di Bawah Judul Postingan

Untuk memasang iklan Adsense di bawah judul artikel, buat pengaturan sebagai berikut :

  1. Letakkan script iklan Adsense pada Block 1 (angka 1);
  2. Selanjutnya pada pilihan Automatic Insertion » Before Content.
  3. Untuk Alignment & Style, pilih Center jika menggunakan iklan Adsense yang responsif;
  4. Jika pengaturan iklan seperti pada blog saya (menggunakan iklan berukuran 300 x 250 px), pilih Float Left atau bisa juga menggunakan Custom CSS kemudian isi sebagai berikut :
    Iklan Adsense di Bawah Judul Postingan WordPress

Memasang iklan Adsense di bawah judul artikel selesai.

2. Di Tengah Postingan

Untuk memasang iklan Adsense di tengah-tengah artikel, buat pengaturan sebagai berikut:

  1. Letakkan script iklan Adsense pada Block 2 (angka 2);
  2. Selanjutnya pada pilihan Automatic Insertion » After Paragraph;
  3. Script iklan yang dipasang sebaiknya jenis iklan Native ads;
  4. Selanjutnya, pada isian Paragraph number (s), isi dengan 0.5;
    Iklan Adsense di Tengah Postingan WordPress
  5. Untuk Alignment & Style, pilih Center.

Pemasangan iklan Adsense di tengah artikel selesai..

3. Di Akhir Postingan

Untuk memasang iklan Adsense di akhir artikel, buat pengaturan sebagai berikut :

  1. Letakkan script iklan Adsense pada Block 3 (angka 3);
  2. Selanjutnya pada pilihan Automatic Insertion » After Content;
  3. Untuk script iklan jenisnya bebas, bisa responsif atau tidak, atau jenis Native ads.
  4. Untuk Alignment & Style, pilih Center.

Pemasang iklan Adsense di akhir artikel selesai..

4. Di Sidebar / Widget

Untuk memasang iklan Adsense di Sidebar atau Widget :

  1. Masuk ke menu Appearance » Widgets;
  2. Pilih Ad Inserter;
    Iklan Adsense pada Sidebar (Widget) WordPress
  3. Letakkan pada Sidebar yang diinginkan;
  4. Selanjutnya pada pilihan Block, pilih block mana yang ingin ditampilkan pada Sidebar tersebut;
    Iklan Adsense pada Sidebar (Widget) WordPress
  5. Centang Sticky jika ingin iklannya melayang;
  6. Kemudian Save.

Pemasangan iklan Adsense pada sidebar selesai..

5. Pada Paragraf Tertentu

Untuk memasang iklan Adsense pada paragraph tertentu, cukup bermain di Before Paragraph, After Paragraph dan Paragraphs number(s).

Pada Paragraph number(s) :

Iklan Adsense pada Paragraph Tertentu
  1. Jika diisi angka 1-N (tak terhingga) artinya iklan muncul pada paragraf ke berapa. Misal diisi angka 3, artinya iklan akan muncul sebelum/sesudah paragraf ketiga;
  2. Jika diisi angka 0 artinya iklan akan muncul pada paragraf secara acak;
  3. Jika diisi angka dengan decimal (koma) artinya iklan akan muncul pada paragraf dengan persentase tertentu.
    Contoh :
    • Jika diisi 0.2 maka iklan akan muncul pada bagian 20% pertama dari artikel;
    • Jika diisi 0.5 artinya iklan muncul ditengah-tengah artikel;
    • Jika diisi 0.9 iklan akan muncul pada bagian 90% dari artikel, artinya iklan muncul pada paragraf hampir bagian akhir dari artikel.

6. Agar Iklan Adsense Tidak Muncul Jika Postingan Kurang dari Beberapa Kata

Pada Post/Static page must have between..

agar Iklan Adsense Tidak Muncul Jika Postingan Kurang dari Beberapa Kata

Isi nilai dengan angka kira-kira berapa minimal jumlah kata agar iklan boleh muncul.

Misal kamu ingin iklan muncul jika jumlah kata lebih dari 350 kata, maka isi pada between nilai 350 sedangkan pada and … words dikosongkan saja (tak terbatas).

Pengaturan ini penting karena jika jumlah kata terlalu sedikit, kemudian disisipi iklan, maka seolah-olah artikel tersebut isinya cuma iklan melulu sehingga sangat mengganggu pengunjung.

Jika sudah membuat pengaturan sesuai yang diinginkan, jangan lupa untuk menyimpan dengan mengklik Save All Settings.

7. Menonaktifkan Iklan Adsense pada Artikel Tertentu

Mungkin kamu pernah mendapatkan surat cinta dari Google yang isinya harus mencopot iklan Adsense pada artikel tertentu karena dianggap melanggar ToS Adsense.

Cara mencopot iklannya, ikuti panduan berikut :

  1. Klik tombol List;
    Cara Menonaktifkan Iklan Adsense pada Artikel Tertentu
  2. Kolom Black List dan White List akan aktif seperti berikut :
    Cara Menonaktifkan Iklan Adsense pada Artikel Tertentu
  3. Pada bagian Post IDs, isi ID dari artikel yang iklan Adsense-nya ingin dicopot, pisahkan dengan tanda “,” (koma).
    Cara Menonaktifkan Iklan Adsense pada Artikel Tertentu

Bagaimana cara mengetahui ID suatu artikel?

  1. Klik All Posts pada menu Dashboard;
  2. Selanjutnya cari artikel yang akan dicopot pemasangan Adsense-nya, kemudian sorot mouse pada artikel kemudian lihat pada link di bagian bawah.
    Cara Menonaktifkan Iklan Adsense pada Artikel Tertentu
  3. Angka setelah php?post=xxx itu adalah ID dari artikel tersebut.

Proses pencopotan iklan Adsense pada artikel tertentu selesai.

8. Pengaturan Lanjutan (Advance)

Ad Inserter memiliki fitur untuk memberikan pilihan apakah iklan hanya ditampilkan pada :

  • Posts;
  • Homepage;
  • Category Pages;
  • Static pages;
  • Search pages; hingga
  • Tag/Archive pages.
Cara Menonaktifkan Iklan Adsense pada Artikel Tertentu

Silahkan centang sesuai kebutuhan.

Saya pribadi hanya ingin menampilkan iklan Adsense pada halaman postingan saja (Posts).

2. Quick Adsense Mobile

Quick Adsense Mobile

Salah satu plugin sederhana untuk memasang iklan Adsense di bawah judul, tengah artikel atau pun di akhir postingan adalah Quick Adsense Mobile.

Meski sederhana, tapi plugin ini cukup powerful untuk memenuhi kebutuhan pengguna WordPress dalam pemasangan iklan Adsense di dalam postingan.

Sebelumnya plugin ini bernama Quick Adsense, kemudian tiba-tiba menghilang dan berubah nama menjadi Quick Adsense Mobile.

Sebenarnya saya tidak tahu apakah plugin ini dari pengembang yang sama atau tidak, tetapi jika sudah terbiasa dengan Quick Adsense, saran saya gunakan saja plugin ini karena tampilannya sama dan ada peningkatan fitur untuk perangkat mobile.

  1. Unduh Quick Adsense Mobile di sini atau cari melalui menu Plugins;
  2. Setelah diaktifkan, masuk ke pengaturan Quick Adsense Mobile;
  3. Dari menu Settings » Quick Adsense Mobile, kamu akan menemukan pengaturan sebagai berikut :

    Adsense : Place up to » jumlah iklan Adsense yang ingin dipasang;

    Quick Adsense Mobile

Berikut ini contoh cara penerapannya pada blog WordPress..

1. Pasang Iklan Adsense di Awal, Tengah dan Akhir Postingan

Untuk memasang iklan Adsense pada awal, tengah dan akhir postingan, atur pada bagian Position (Default) sebagai berikut :

Quick Adsense Mobile

Position :

  • Beginning of Post » Memasang iklan Adsense tepat di bawah judul postingan;
  • Middle of Post » Memasang iklan Adsense di tengah-tengah postingan;
  • End of Post » Memasang iklan Adsense di akhir postingan.

Pada contoh di atas, saya memilih jenis iklan Ads1 untuk diletakkan pada awal postingan, Ads2 untuk ditengah postingan dan pada akhir postingan saya memilih iklan acak (Random Ads).

  • Show PC » Centang untuk menampilkan iklan jika blog diakses melalui PC/laptop;
  • Show Mobile » Centang untuk menampilkan iklan jika blog diakses melalui smartphone.

Pada contoh di atas, saya tidak mencentang Show Mobile pada Ads1 untuk iklan di awal postingan karena saya tidak mau pengunjung terganggu dengan iklan di awal postingan pada saat membuka blog melalui smartphone.

Selanjutnya atur dimana saja iklan akan muncul pada Appearance.

Quick Adsense Mobile

Appearance :

  • Post » Memasang iklan Adsense pada postingan (Posts);
  • Pages » Memasang iklan Adsense pada Halaman (Pages);
  • Homepage » Memasang iklan Adsense pada halaman depan blog;
  • Categories, Archives, Tags » Memasang iklan Adsense pada halaman kategori, arsip dan tag;
  • Disable AdsWidget on Homepage » Menonaktifkan Widget iklan Adsense pada halaman depan blog;
  • Hide Ads when user is logged in to WordPress » Menyembunyikan iklan jika login ke halaman Dashboard WordPress. Menu ini cocok bagi blog yang menggunakan fitur berbayar dengan cara registrasi sehingga bagi user yang sudah terdaftar, iklan tidak akan ditampilkan.

Pada pilihan ini, saya hanya memilih Posts saja karena saya tidak mau iklan muncul saat pengunjung mengakses Pages seperti Kontak Saya atau Privacy Policy.

Setelah mengatur peletakan posisi iklan dan jenis iklan pada Position (Default), sekarang tentukan jenis iklan pada Ads1, Ads2 dan Ads3 pada Ads on Post Body.

Quick Adsense Mobile

Posisi peletakan iklan rata tengah, kanan atau kiri bisa diatur pada alignment. Selanjutnya atur margin atau jarak antara iklan dengan tulisan, default-nya adalah 10 px.

Contohnya :

  • Pada Ads1 saya meletakkan script Adsense dengan ukuran 300 x 250px yang akan saya letakkan di bawah judul atau awal postingan dengan rata kiri melayang (left) dengan margin 15 px agar artikel tidak terlalu rapat dengan iklan;
  • Pada Ads2 saya meletakkan script Adsense tipe Native Ads yang akan saya letakkan pada tengah-tengah artikel dengan rata tengah (center);
  • Pada Ads3 saya meletakkan script Adsense tipe Responsive Ads yang akan saya letakkan di akhir artikel dengan posisi rata tengah (center).

Jika sudah meletakkan script iklan Adsense, jangan lupa menyimpan dengan mengklik Save Changes.

2. Pasang Iklan Adsense di Sidebar dengan Widgets

Untuk memasang iklan Adsense pada Sidebar, letakkan script iklan Adsense pada Ads on Sidebar Widget sebagai berikut :

Di Sidebar dengan Widgets

Jangan lupa disimpan terlebih dahulu (Save Changes).

Selanjutnya :

  1. Masuk ke menu Appearance »  Widgets atau langsung klik (Drag to sidebar);
  2. Pilih AdsWidget1 atau AdsWidget2 sesuai jenis iklan yang kamu pasang pada pengaturan Quick Adsense Mobile;
    Di Sidebar dengan Widgets
  3. Selanjutnya geser ke sisi Sidebar sesuai keinginan.

Pemasangan iklan Adsense di Sidebar selesai.

3. Pada Paragraf Tertentu

Untuk memasang iklan Adsense pada paragraf tertentu, atur pada Position (Default) sebagai berikut..

Di Sidebar dengan Widgets
  • right before the last Paragraph » Meletakkan iklan Adsense tepat sebelum paragraf terakhir pada postingan;
  • After Paragraph » meletakkan iklan Adsense setelah paragraf tertentu.
  1. Pada contoh di atas, saya meletakkan iklan Adsense setelah paragraf ke 10 dan setelah paragraf ke 20.
  2. Selanjutnya saya mencentang End of Post pada After Paragraph 20 yang artinya, jika artikel saya ternyata tidak lebih dari 20 paragraf, maka iklan akan diletakkan pada akhir artikel.

4. Meletakkan Iklan Adsense di Bagian Tertentu Artikel

Nah, jika kamu ingin meletakkan iklan secara manual pada bagian tertentu di artikel dengan tujuan agar lebih banyak “dipukul” oleh pengunjung, gunakan cara berikut ini :

  1. Masukkan kode <!--Ads1-->, <!--Ads2-->, dst. di bagian mana pada artikel agar iklan muncul sesuai dengan jenis iklannya apakah Ads1 atau Ads2, dst;
  2. Masukkan kode <!--RndAds--> di bagian mana pada artikel agar iklan muncul dengan jenis iklan yang acak (random).

5. Menonaktifkan Iklan Adsense pada Artikel Tertentu

Mungkin kamu pernah mendapatkan surat cinta dari Google yang isinya harus mencopot iklan Adsense pada artikel tertentu karena dianggap melanggar ToS Adsense, ikut panduan berikut untuk mencopot iklan pada artikel tertentu :

  1. Masukkan kode <!--NoAds--> pada artikel dalam artikel yang iklannya ingin dinonaktifkan secara keseluruhan. (iklan pada sidebar tetap aktif, ga ngaruh);
  2. Masukkan kode <!--OffDef--> pada artikel untuk menonaktifkan seluruh iklan pada pengaturan sebelumnya, yaitu di bawah judul, tengah dan akhir artikel. Namun tetap bisa meletakkan iklan secara manual pada bagian yang kamu inginkan dengan menambahkan kode <!--Ads1-->, <!--Ads2-->, dst. (iklan pada sidebar tetap aktif, ga ngaruh);
  3. Masukkan kode <!--OffWidget--> pada artikel untuk menonaktifkan seluruh iklan pada Sidebar;
  4. Masukkan kode <!--OffBegin-->, <!--OffMiddle-->, <!--OffEnd--> pada artikel untuk menonaktifkan iklan di bawah judul, tengah dan akhir postingan;
  5. Masukkan kode <!--OffAfMore--> pada artikel untuk menonaktifkan iklan setelah tag <!--more--> (baca selengkapnya);
  6. Masukkan kode <!--OffBfLastPara--> pada artikel untuk menonaktifkan iklan tepat setelah akhir paragraf.

Quick Adsense Mobile mengklaim bahwa plugin mereka kompetibel dengan AMP (Accelerated Mobile Pages), namun saya belum mencobanya karena blog saya belum ada yang menggunakan AMP. 🙂

Demikian Cara Pasang Iklan Adsense di Blog WordPress [Lengkap].

Semoga bermanfaat..!

niagahoster

#1 HOSTING TERBAIK INDONESIA

Diskon 40% + Domain dan SSL Gratis

Type: Shared Hosting
Upgrade: Cloud VPS
Layanan Support: 8/10
Rata-rata Uptime: 99,97%
Rata2 Page Load Time: 1,416 ms

Pilihan terbaik untuk website/blog WordPress

*Garansi 30 hari uang kembali

Host dengan Niagahoster


Langit

Pecandu IT, pencinta seni fotografi dan penikmat kopi.. :)

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.