Bagan Percut : Enaknya Makan Seafood Segar di Pinggir Sungai

Jika Anda sedang berwisata ke Medan dan ingin menikmati beragam olahan seafood yang langsung dibeli dari nelayan, silahkan berkunjung ke Wisata Bagan, Percut, Deli Serdang.

Meski terletak di Kabupaten Deli Serdang, namun lokasi wisata tidak terlalu jauh dari Kota Medan.

Dari Medan, lokasi bisa ditempuh dengan waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam perjalanan. Setelah ketemu SPBU Anif, Pancing, ikuti saja jalan besar hingga masuk ke daerah Sampali dan mentok sampai ke Bagan.

Kondisi jalannya sudah cukup bagus, meski sekitar satu kilometer menuju lokasi, banyak lubang menganga dan terkadang banjir jika habis diguyur hujan lebat.

Di lokasi, banyak disediakan lokasi parkir baik untuk kendaraan bermotor ataupun mobil dengan retribusi parkir sebesar Rp. 15.000,- Parkirkan kendaraan Anda, kemudian berjalan sekitar 50 meter menuju tempat penyeberangan yang telah disediakan.

Dengan perahu, Anda akan diantarkan ke lokasi secara gratis karena masing-masing rumah makan menyediakan perahu untuk mengantarkan Anda.

naik perahu ke seafood bagan percut

Tidak seperti tempat makan pada umumnya, ada hal unik yang hanya bisa Anda temui di Bagan Percut ini.

Anda harus belanja seafood mentah terlebih dahulu di bagian pelelangan atau TPI. Ada kepiting, udang tambak / laut, lobster, kerang, gurita, cumi-cumi, dan masih banyak lagi jenis lainnya. Oh ya, jangan lupa untuk ditawar ya karena di tempat ini diperbolehkan tawar-menawar.

Pilihan kami jatuh ke RM Cahaya Putri.

Rumah makan ini menyediakan 2 pilihan, pertama kita membeli semua hidangannya di sana, atau membeli seafood di TPI kemudian minta tolong dimasakkan oleh RM tersebut. Apabila memilih opsi kedua, Anda akan dikenakan biaya masak sebesar Rp 15.000 per kilogram.

Setelah tawar-menawar, akhirnya kami mendapatkan kurang lebih 2 kg seafood dengan harga Rp 160ribuan saja. Terbilang cukup murah.. !

pilihan seafood bagan percut

Setelah mendapatkan bahan mentah, kami langsung memberikannya ke pelayan untuk dimasak.


Setelah memesan makanan, kami pun duduk di pondok-pondok kayu yang sudah disediakan.

Sambil menunggu hidangan datang, kami menyempatkan diri untuk sholat di musholla yang telah disediakan. Meski cukup kecil, tersedia toilet yang bersih serta tempat mengambil wudhu.

Tak berapa lama berselang, pesanan kami pun datang. Ikan kerapu panggang, cumi goreng tepung, kepiting saus padang, udang goreng, sayuran, dan plus minuman.

Tak butuh ekstra usaha untuk membuat hidangan menjadi nikmat karena seafood yang disediakan masih segar.

Sepulangnya dari sini, dengan merogoh kocek sebesar Rp.15.000 per orang, kami pun meminta untuk dibawa jalan-jalan dengan perahu menikmati wisata mangrove menuju laut lepas. Namun sayang sekali, di sepanjang perjalanan, terlihat air keruh dan banyak sampah dimana-mana.

Nah, jika kamu memiliki kesempatan berkunjung ke Medan, jangan lupa mampir ke wisata kuliner ini.. 🙂

Tirai

Cantik, pinter dan baik..

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.